Asmara di Ujung Gang

Kembali memasuki gang-gang sempit yang dicoreti kalimat haru dan riasan sampah yang menggunung semingguan lebih, disanalah ditemukan kisah asmara yang tumbuh dengan makanan kurang gizi, beberapa kali harus merasakan pedihnya penyakit dan rela terbengkalai lantaran biaya yang tidak mencukupi untuk dirawat di puskesmas sekalipun. Dan beberapa hari harus diungsikan jika bah-bah itu datang dengan tatapan yang paling mesra, untuk sekedar mendapat asupan makanan yang tidak seberapa sebelum pintu ditutup rapat.
Malang, 19 Februari 2010

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.